SANG AIR HIDUP
Yohanes 4:5-42
Air adalah kebutuhan
utama dalam hidup. Semua makhluk membutuhkan air. Tubuh manusia
sendiri sebagian besar terdiri atas air atau cairan.
Tanpa air, manusia
hanya dapat bertahan selama
tiga hari. Lebih dari itu, manusia akan mati. Satu fakta menarik lainnya
adalah, sehebat apa pun api yang membakar, air dapat memadamkannya. Jadi, wajar
jika air menjadi simbol kehidupan.
Yesus Kristus memakai air
sebagai analogi untuk menggambarkan siapa diri-Nya dan apa peran-Nya. Seburuk
apa pun dosa, dan sekuat apa pun kuasa dosa itu, Yesus dapat memadamkannya. Ia
seperti air yang memadamkan api yang mematikan. Kepada perempuan Samaria, Yesus
berkata bahwa Ia adalah air hidup. Artinya,
Yesus adalah jalan keselamatan dan kehidupan. Keselamatan yang Ia berikan dan
firman yang Ia ajarkan laksana mata air yang terus mengairi kehidupan
manusia. Bukan hanya dalam dunia sekarang ini, tetapi hingga kekekalan.
Sahabat, Yesus Kristus adalah segalanya. Ia adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Tanpa-Nya, kita binasa. Keselamatan dan firman-Nya
adalah mata air yang tidak akan pernah habis. Kita memerlukan itu untuk hidup
yang berbuah. Jangan hanya asal hidup. Jangan pula menggantungkan pengharapan
pada sesuatu yang sementara dan sia-sia. Yesus adalah Sang Air Hidup. Janji dan
firman-Nya kekal serta tidak pernah mengecewakan. (wasiat)
REFLEKSI:
Kita semua akan selalu haus, dan Yesus Kristus tidak hanya akan memuaskan dahaga kita, tetapi menganugerahkan kekekalan.